Ngebet Adu Jotos dengan Joshua, Wilder Rela Dibayar Kecil
Lampu hijau yang ditunjukkan pihak Anthony Joshua untuk menggelar pertarungan kontra Deontay Wilder langsung ditanggapi cepat pihak Wilder.
Juara dunia kelas berat WBC itu sudah tidak sabar turun ke ring meski hanya akan menerima jatah pembagian hasil 40 persen.
“Saya tidak masalah akan itu,” ucap Wilder kepada Boxingnews saat ditanya kemungkinannya hanya akan mendapat jatah 40 persen dari duel kontra Joshua.
Selama ini, duel kelas berat antara Anthony Joshua dan Deontay Wilder seakan sulit terwujud. Namun, akhir pekan kemarin pihak Joshua melalui sang promotor Eddie Hearn menyatakan secara terbuka Joshua siap bertarung kontra Wilder.
Meski demikian, Hearn tetap menyebut fokus utama Joshua saat ini masih pertarungan kontra Joseph Parker pada 31 Maret mendatang di Pricipalty Stadium, Cardiff.
Jika Joshua sukses melewati hadangan tersebut, Hearn mengaku siap duduk satu meja untuk mewujudkan duel akbar kelas berat tersebut.
“Fakta yang ada saat ini adalah Wilder ingin pertarungan itu. Joshua juga. Saya juga. Mereka semua ingin duel itu terwujud. Karena itu, kami akan segera membuatnya menjadi nyata,” jelas Hearn kemarin dilansir ESPN.
Wilder minggu lalu (4/3) sukses mempertahankan sabuk juara dunia kelas berat versi WBC miliknya. Dia menaklukkan petinju Kuba Luis Oritz dengan kemenangan KO pada ronde ke-10.
Di lain sisi, Joshua saat ini masih menjadi penguasa sabuk juara dunia kelas berat versi WBA, IBF, IBO. Jika sukses menghempaskan Parker pada 31 Maret, petinju 28 tahun itu bakal menambah satu sabuk lagi yakni versi WBO.
Hearn menyebut waktu yang paling memungkinkan menggelar duel itu adalah pada akhir tahun. Yakni antara Oktober dan Desember. Dia berharap duel pertama bisa berlangsung di Amerika Serikat (AS).
Di dalamnya dia ingin juga terdapat kesepakatan untuk menggelar duel rematch yang berlangsung di Inggris.
sumber: jpnn.com

Post a Comment