Tidak Full Team di Seri 3, Merpati Bali Godok Mental Pemain
Merpati Bali dipastikan tidak akan tampil full team di seri 3 Srikandi Cup 2018 pada 19-24 Maret mendatang. Kapten tim Agustin Elya Gradita Retong dan power forward Dewa Ayu Made Sriartha tidak ikut diboyong lantaran dihantam cedera.
Kondisi tersebut tentu tidak menguntungkan mengingat Gradita dan Ayu merupakan tulang punggung tim. Gradita yang berposisi sebagai point guard acap kali memberikan umpan krusial kepada pemain lainnya untuk mencetak poin.
Sedangkan, Ayu yang lincah dan kuat dalam bertahan membuat nyaman teman-temannya dalam membendung serangan lawan.
”Tim pelatih sudah menyiapkan dua pemain untuk menggantikan Gradita dan Ayu. Posisinya sama, namun, karakter hanya beda tipis,” ucap asisten pelatih Merpati Bali Muflih Farhan.
Muflih menuturkan, kedua pemain yang dimaksud adalah Tricia Mary Aoijs dan Natalia Vivi. Keduanya merupakan pemain muda yang masih berusia 18 tahun. Secara kualitas, Muflih menilai, mereka sudah hampir menyamai seniornya. Memainkan Mary dan Vivi juga sekaligus bisa menambah jam terbang serta mengasah mental bertanding dua pemain belia itu.
Muflih mengatakan, mental bertanding pemain anak asuhnya memang masih belum stabil. Berkaca dari kekalahan melawan Suarabaya Fever pada laga pamungkas seri 2 Surabaya Februari lalu, dia melihat daya juang anak-anak mulai drop saat tertinggal 28-55 di kuarter ketiga.
”Mental seperti itu yang harus dibenahi. Itu yang jadi fokus kami menjelang seri 3,” ucapnya.
Simulasi pertandingan menjadi menu utama selama dua minggu lalu berlatih. Tim pelatih mengundang tim basket putra remaja U-16 sampai U-18 untuk menjadi lawan tanding mereka.
Hingga saat ini, cara tersebut diyakini cukup ampuh mendongkrak semangat dan motivasi pemain. ”Harapannya, para pemain bisa mencari solusi sendiri di lapangan. Baik itu ketika skor tim memimpin, ketat, maupun tertinggal jauh dari lawan,” jelas Muflih.
Sumber : jawapos.com

Post a Comment